Rabu, 13 Maret 2013
If
Back song: Dewi Lestari-Malaikat Juga Tahu
If, Jika
Aku percaya Tuhan telah menetapkan takdir kita, jauh-jauh sebelum kita lahir. Maka dari itu, kita hanya harus mengikuti takdirnya, seperti air deras yang mengikuti arah aliran sungai.
Seperti juga cerita kita. Air tidak ditakdirkan untuk mengalir ke hulu. Maka seberapa jauh engkau pergi, jika kita ditakdirkan bersama, Kau akan kembali.
Label:
uncategorized
Minggu, 03 Maret 2013
Aing
Aing lain singa si raja hutan
Aing peucang nu bisa ngalengkahan buhaya
Aing peucang nu bisa ngalengkahan buhaya
Label:
Puisi
Bintang yang Hilang
Malampun datang menyergap, gelap hinggap dalam sisa sisa
berkas cahaya, hitam, pekat. Kutengadahkan kepalaku ke langit atas, menerawang
angkasa malam, mencari titik titik cahaya yang
masih tersisia. “Hai langit malam,” suaraku bergetar berat. “Kemana kau
sembunyikan bintang malamku?” Langit malam tetap diam tak menjawab
Label:
uncategorized
Kamis, 28 Februari 2013
Di Sana
Di sana, riuh orang bergelak canda
Di sana, riuh orang saling tertawa
Di sana, di sana
Di sini hanya seorang yang duduk sendiri, mengamati sudut terang dari bumi
Lalu aku bertanya, apa harus selalu dari tempat gelap agar bisa melihat semua hal bercahaya?
Akupun bertanya, apa harus selalu sendiri agar bisa melihat sebuah keramaian?
Orang penyendiri itu perlahan bangkit langkahkan kaki. Tas gendoong telah ada di punggungnya. Satu lagi tas jinjing berisi boat melekat di tangan kirinya. Pikirnya kosong, berjalan mengikuti naluri, berjalan mengikuti langkah kaki kemana membawa ia pergi.
Naik satu lantai menuju lantai paling ata, kuketuk rumah-Nya lalu berkata lirih, sampai kapan harus terus begini?
Orang-orang yang kulihat sedang bergelak canda
Orang-orang yang kulihat saling tertawa
Mereka masih tetap berada di sana
Di sana, riuh orang saling tertawa
Di sana, di sana
Di sini hanya seorang yang duduk sendiri, mengamati sudut terang dari bumi
Lalu aku bertanya, apa harus selalu dari tempat gelap agar bisa melihat semua hal bercahaya?
Akupun bertanya, apa harus selalu sendiri agar bisa melihat sebuah keramaian?
Orang penyendiri itu perlahan bangkit langkahkan kaki. Tas gendoong telah ada di punggungnya. Satu lagi tas jinjing berisi boat melekat di tangan kirinya. Pikirnya kosong, berjalan mengikuti naluri, berjalan mengikuti langkah kaki kemana membawa ia pergi.
Naik satu lantai menuju lantai paling ata, kuketuk rumah-Nya lalu berkata lirih, sampai kapan harus terus begini?
Orang-orang yang kulihat sedang bergelak canda
Orang-orang yang kulihat saling tertawa
Mereka masih tetap berada di sana
Label:
uncategorized
Minggu, 03 Februari 2013
Cinta
“Klik,”
gembok pintu garasi mobilku berbunyi setelah sisa-sisa tenagaku hari ini
menekan ujung-ujungnya. Mobil yang menemaniku pergi dan kembali bekerja telah
beristirahat nyaman di kandangnya. Aku
berjalan menuju pintu rumah. Suasana
sepi sekali, hanya ada suara jangkrik satu dua dan suara langkah kakiku yang
terdengar oleh telingaku. Semua orang
nampaknya telah terlelap dalam tidurnya.
Pintu rumah terbuka perlahan. Semua ruangan dalam keadaan gelap, hanya satu
ruangan yang masih menyala lampunya. Aku
mendorong kaki-kakiku menuju ruang yang masih bercahaya itu. Suara televisi yang masih menyala langsung
menyambutku. Pandanganku langsung
mengarah ke sofa depan televisi.
Label:
Flash Story
Sabtu, 15 Desember 2012
Tanpa Judul
Kubiarkan saja alunan lagu dari Naff berjudul Kau Masih Kekasihku itu mengalun datar merayap dari satu neuron menuju neuron lain otakku. Hanya itu yang bisa kulakukan sambil mencoba menghapusan lukisan senyummu dalam lamunku. Kubisikkan sebuah cerita rinduku pada bintang, karena kutahu bintang adalah penjaga rahasia terbaik yang tak kan pernah berkhianat, walau terkadang aku berharap salah satu dari bintang-bintang itu membocorkan ceritaku dan menyampaikan padanya. Aku kemudian diam, menghentikan seluruh melodi dalam saraf-saraf yang masih bergetar menghantarkan rangsangan dari otakku.
Kamis, 15 November 2012
Surga
Seorang lelaki dan seorang wanita berpinggiran berbaring terlentang di sebuah halaman rumah. keduanya asyik menikmati malam dengan melihat bintang bintang yang gemerlap bersinar. Sesekali mereka tertawa sambil menunjuk ke arah bintang bintang di atas sana. Suasana hening menyelimuti mereka berdua, hanya bunyi dari kayu yang terbakar api unggun yang ikut menyertai mereka.
Dalam beberapa saat, keduanya diam dengan pikirannya masing masing.
"An," panggil si lelaki.
Dalam beberapa saat, keduanya diam dengan pikirannya masing masing.
"An," panggil si lelaki.
Label:
Flash Story
Langganan:
Postingan (Atom)


